Sabtu, 31 Desember 2016

Diabetes

mulai aja dulu
Gloukometer
Sekedar informasi, gambar diatas merupakan gambar glukometer. Glukometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kadar gula dalam darah. Pada orang dewasa, kadar gula dalam darah normal adalah 120/130. Kondisi kadar gula darah dengan konsentrasi diatas 150 mg/dl ini lah yang disebut dengan diabetes. Karena kadar gula dalam darah tinggi, otomatis perbaikan sel tubuh yang rusak akan sangat lambat, sering malah luka akan menjadi semakin parah. 

Gula kering dan Gula Basah Itu apa?
Istilah gula kering dan gula basah tidak dikenal dalam medis. Pengelompokan diabetes dibagi atas 2 kelompok besar, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Terus apa bedanya gula kering dan gula basah? 

Masyarakat awam membagi kondisi diabetes berdasarkan anatomi dari si penderita diabetes tersebut. Gula kering sering ditujukan untuk mereka yang terkena diabetes dan berbadan kurus. Gula basah adalah mereka yang terkena diabetes namun tidak menjadi kurus. 

Bagaimana bisa ada perbedaan Fisik yang mencolok seperti itu?

Penderita diabetes yang berbadan kurus adalah penderita diabetes dengan stadium lebih parah dibandingkan yang berbadan gemuk. Penggunaan lemak tubuh terpaksa dilakukan karena gula dalam darah tidak bisa untuk dirubah menjadi energi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya hormon insulin yang terdapat dalam darah. Hormon insulin adalah hormon yang dihasilkan di pankreas yang berfungsi untuk membantu merubah gula dalam darah menjadi energi yang kita gunakan untuk menggerakkan tubuh. karena hormon insulin tidak ada dalam tubuh, maka tubuh memtuskan untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi. Sehingga lama kelamaan lemak akan habis dikonversi menjadi energi.

Bagaimana Cara Mengobati Diabetes?
Banyak yang mengatakan bahwa diabetes tidak dapat diobati. Namun saya tidak sependapat dengan mereka. Diabetes sangat mungkin untuk diobati, namun tidak ada obat yang sekali dimakan akan mencegah penyakit diabetes. 
Banyak peneliti dari berbagai Universitas telah meneliti bagaimana cara mengobati diabetes, namun tidak ada aplikasi yang diterapkan langsung kepada penderita penyakit diabetes. 

Flavonoid adalah jawaban yang tersembunyi dibalik banyak daun yang ada disekitar kita. Untuk penelitian yang telah saya lakukan, saya menggunakan daun bosibosi atau Timonius flavescens sebagai obat untuk mengobati diabetes, dan hasilnya sangat memuaskan. Yang menjadi masalah adalah bagaimana cara mendapatkan falvonoid dari dalam daun tersebut, apakah cukup dengan direbus? 

Merebus adalah hal paling keliru yang dikalukan banyak penderita penyakit diabetes untuk mendapatkan obat alami. Pada pembuatan obat dikenal istilah ekstraksi. Banyak senyawa obat yang pasti akan hancur ketika terkena panas belebihan. Dan yang anda minum adalah sampah, jika anda merebus daun daunan dan menganggapnya menjadi herbal. Bandingkan saja obat herbal yang biasa anda konsumsi dengan obat yang dijual oleh orang cina.

Obat cina dan Obat daun rebusan

Hal yang membuat kesehatan rakyat Indonesia sangat rendah adalah menggampangkan cara yang telah ditetapkan sebelumnya. Ingan Proses Ekstraksi sangat penting. Kita tidak mengkonsumsi obat herbal karna daun itu adalah obatnya, kita mengkonsumsi obat herbal karena dalam bahan tersebut terdapat senyawa yang akan sangat membantu tubuh kita untuk bisa memperbaiki bagian yang rusak. 

Bagaimana cara melakukan ekstraksi ?

            Daun yang ingin diekstrak harus dikeringkan tanpa terkena cahaya matahari, sampai beratnya hanya tersisa 10% dari berat basah saat daun pertama kali dipetik. Daun yang telah kering tersebut disebut dengan simplisia. 
Simplisia sebanyak 500 g diblender tanpa menggunakan air kemudian setelah simplisia menjadi serbuk halus dimasukkan ke dalam erlenmeyer, kemudian ditambah metanol sebanyak 2500 ml, diaduk kuat-kuat setelah itu diamkan selama 24 jam. Dilakukan penyaringan menggunakan kain flannel untuk memisahkan filtrat dan ampasnya. Ampasnya dilarutkan kembali dengan metanol, ulangi pengerjaannya sebanyak 2 kali. Kemudian filtrat yang telah di ambil, digabungkan semuanya untuk dilakukan pemisahan metanol dengan metabolit sekunder yang ingin digunakan. Pemisahan dilakukan menggunakan Rotary Evaporator sampai didapatkan ekstrak berupa serbuk kering. 
Metanol adalah cairan beracun, Ekstrak harus benar-benar kering agar dapat dikonsumsi menjadi obat. 

Bagaimana Jika tidak memiliki alatnya?

Anda dapat mengganti metanol dengan air, namun prosesnya akan sedikit berbeda.

Proses sampai pengeringan daun adalah sama. Rendam 10g simplisia dalam air yang steril (aquades) sebanyak 50 ml. Diamkan selama 4 hari, setiap hari botol rendaman harus di kocok/diguncang. pisahakan ampas dengan air dengan menggunakan saringan. Anda dapat membagi larutan yang anda dapat untuk dapat diminum sebanyak 5 kali. 
Silahkan minum larutan yang telah anda buat 15 menit setelah makan setiap pagi. 

Seharusnya diabetes tidak menjadi masalah anda sekarang.



Daftar Temuan Terbaru Yang Mencuri Perhatian Penulis

mulai aja dulu
Daftar temuan baru

Unik!!!

mulai aja dulu
Unik merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan ketidakbiasaan yang positif.


Obat-Obatan

mulai aja dulu
Apa yang dimaksud dengan Obat?

Obat Herbal
Obat Kimia
Pengelolaan Obat

Pengelolaan Obat

mulai aja dulu
Kenapa Obat Harus Dikelola?

Kimia

mulai aja dulu
Hal Yang Bisa Dilakukan Obat Obatan Kimia

Herbal

mulai aja dulu
Kelebihan Obat Herbal